3 Cara Untuk Mendapatkan Bibit Jamur Tiram

Advertisement
advertisement
Sebelum memulai usaha jamur tiram, alangkah baiknya Anda mengetahui beberapa cara terbaik untuk pengembangan budidaya jamur tiram ini. Kami merangkum ada 3 cara alternatif dalam pembudidayaan jamur tiram ini yakni sebagai berikut:

Membeli bibit siap tanam


Cara yang paling mudah dan sederhana serta tidak banyak membutuhkan modal adalah dengan membeli bibit siap tanam. Bagaimana bisa, kita tinggal menanam atau menata di rak jamur dalam kumbung jamur. Harga bibit siap tanam ini berkisar antara Rp.1500,- sampai Rp.2000,- tergantung pada daerah dimana anda membeli bibit.

Cara budidaya dengan membeli bibit siap tanam ini memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Adapun kelebihan adalah seperti berikut.

  1. Mudah, sederhana, tinggal melakukan pemeliharaan.
  2. Efisien terhadap waktu dan tenaga. Kita tidak perlu menyuntikkan bibit sendiri ke dalam media tanam.
  3. Tidak perlu mempersiapkan bahan media tanam seperti serbuk kayu, jerami dan lain-lain.
  4. Mudah dalam menghitung laba-nya.
  5. Tidak membutuhkan peralatan yang berat dan mahal.

Kekurangan budidaya jamur tiram adalah sebagai berikut.
  1. Harga bibit siap tanam lebih mahal jika dibanding membuat sendiri.
  2. Kualitas bibit secara proporsional lebih kecil.

Membeli induk bibit


Usaha budidaya jamur tiram dengan membeli bibit induk jamur tiram. Maksudnya adalah bibit sebagai inokulan (suntikan) media tanam dalam polybag. Dalam kasus ini, petani membuat sendiri media tanamnya, kemudian diinokulasi bibit induk jamur tersebut.

Kelebihan dari cara ini adalah sebagai berikut.
  1. Keuntungan yang didapat lebih besar. Karena kita membuat media tanam sendiri dan setiap 1 botoh bibit induk jamur tiram dengan harga kisaran Rp.6000,- hingga Rp.8000,- dapat menginokulasi sekitar 30 bag log. Sehingga harga bibit lebih murah jika dibandingkan kita membeli bibit siap tanam.
  2. Menambah pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan bibit jamur tiram.
  3. Dapat terpantaunya waktu kadaluarsa bibit.

Kekurangan budidaya dengan cara membeli bibit jamur siap induk adalah seperti berikut.
  1. Bertambahnya beban kerja.
  2. Resiko kegagalan yang sangat tinggi jika kita belum menguasai benar teknik membuat media dan teknik inokulasi.
  3. Harus memiliki peralatan yang lengkap.

Membuat bibit jamur tiram sendiri


Usaha budi daya jamur tiram yang diawali dengan proses pembibitan sendiri biasanya dilakukan bagi pengusaha jamur tiram dalam skala besar yang telah berpengalaman. Karena proses pembibitan ini perlu dilakukan oleh orang-orang yang benar memahami, baik secara teori maupun teknis serta berpengalaman dalam menekuni budidaya jamur.

Kelebihan budi daya melalui cara pembibtan sendiri akan mendapatkan keuntungan secara umum lebih besar (jika dilakukan dalam skala besar). Keuntungan tersebut diperoleh dari penjualan bibit maupun dari hasil budi daya jamur tiram.

Kekurangan dari cara pembibitan ini sendiri adalah sebagai berikut.
  1. Membutuhkan modal yang besar, termasuk lahan yang luas.
  2. Apabila mengalami kegagalan, kerugiannya cukup besar.

Nah, sekarang anda sudah tahu dan mengerti bukan cara pengembangan bibit jamur tiram ini. Penulis menyarankan jika anda baru memulai usaha ini. Sebaiknya dimulai dari membeli bibit siap tanam. Dari keuntungan tersebut kemudian anda bisa mengembangkan usaha anda sehingga anda bisa memproduksi bibit jamur sendiri.
Advertisement
advertisement
3 Cara Untuk Mendapatkan Bibit Jamur Tiram | Admin | 5

0 comments:

Post a Comment